10 Jurus Muslimah Tampil Gaul & Terampil

Bismillah..

Hello Galz! Kaifa haluki?? Ana bi khoir.. antunna?

Hehe.. memang hanya sekadar sapa, mungkin sedikit basa-basi. Tapi, yang terpenting ialah niat tulus kami untuk menyapa kalian.

Oke, kajian pertama kali ini akan membahas tentang Muslimah gaul n terampil.

Wait wait… sebelumnya saya pengen denger dulu apa pemahaman kalian tentang muslimah. Wanita Islam? so pasti. Berkerudung/berjilbab? Emang kudu. Murah senyum? Emang itu perhiasannya kan? Dan apalagi… kuat agamanya, baik akhlaqnya, rajin ibadahnya, banyak amalannya,.. dll dsb..

Gambaran di atas memang yang seharusnya muncul dari pribadi seorang Muslimah. Tapi, jika ada yang mengatakan bahwa muslimah ( baca: perempuan berjilbab ) itu kumal, jorok, jarang mandi ( hiiy ),.. Pakaiannya jarang disetrika, warnanya nabrak pula. Hadehh.. Ga banget gtu lho !

Penampilan Muslimah itu penting, untuk mendukung kelancarannya dalam berdakwah. Dakwah bukan berarti hanya berkoar-koar di depan publik ala orator, atau mengisi kajian akbar, atau berperang membasmi musuh. Kalau belum mampu sampai setinggi itu ya, yang umum dan ringan saja, seperti memberi contoh yang baik kepada lingkungan, senantiasa bermanfaat bagi orang lain. Intinya, kita dulu yang mengerjakan, baru mengajak orang lain. Kalau penampilan kita lusuh, kumal, bagaimana kita bisa dapat respect ?

So.. berikut ini 10 jurus agar Muslimah tampil gaul dan terampil :

1. Fisik ; menutup aurat dengan jilbab. Jilbab di sini bukan hanya sekadar kerudung atau penutup kepala, tapi keseluruhan pakaian yang menutupi aurat seluruh tubuh. Mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki, kecuali muka dan kedua (telapak) tangan. Kriteria jilbab yang benar sesuai syari’at, saya yakin kalian sudah paham. Nah, kalau sudah berjilbab, kita sudah punya ‘senjata’ untuk mulai mengajak teman-teman, saudari-saudari muslimah yang belum berjilbab..

2. Menjaga kebersihan tubuh dan kerapian
As we said before,
Muslimah itu harus menjaga kebersihan dan kerapian. Minimal, mandi dua kali sehari. Wudhu paling sedikit lima kali sehari. Rajin keramas, rajin sisiran. Memakai pakaian yang bersih dan rapi, syukur-syukur warnanya bisa matching. Kalau rapi luar-dalam, badan jadi sehat, nyaman, orang lain pun jadi enak memandangnya. Jadikan penampilan pertamamu begitu menggoda. Setelah itu, terserah Anda :)

3. Merawat tubuh dengan teratur
Ini berhubungan dengan kebiasaan-kebiasaan kecil, seperti menyikat gigi setelah makan dan sebelum tidur, rutin membersihkan lubang telinga, memotong kuku setiap Jum’at, dsb. Dari kebiasan-kebiasaan kecil itu, lambat laun akan membentuk fikrah. Yaitu suatu sifat atau watak yang terinternalisasi ke dalam diri kita, sehingga kita tak perlu diingatkan untuk melakukannya sesuai ‘jadwal harian’. Otomatis gitu lhoo..

4. Mengkonsumsi makanan bergizi
Hemat pangkal kaya. Kata guru kita dulu sih.. dan slogan ini sering menjadi trademark anak kosan yang nun jauh di rantau. Demi alokasi kuliah atau keperluan organisasi, sering jatah untuk makan dikebiri. Murah meriah, dan yang penting enak.
Tapi tahu ga sih galz, bahwa performance kita hingga siang hari itu dipengaruhi oleh apa yang kita makan di pagi hari? Biasanya, orang yang hanya makan alakadarnya, ex: nasi putih, mie instan, kerupuk.. atau sejenisnya, akan cepat lelah dan mengantuk. Karena, sarapan yang ia konsumsi tidak memenuhi standar gizi yang diperlukan tubuh. Bergizi itu ga harus mahal, contohnya kita bisa rutin mengkonsumsi karbohidrat, serat ( sayur dan buah ), dan protein baik nabati maupun hewani. Asupan gizi dan energi yang cukup sangat diperlukan untuk menunjang aktivitas kita yang seabrek :)

5. Cukup istirahat dan tidur
Tidur adalah istirahat, tapi istirahat ga harus berujud tidur. Istirahat, bisa dilakukan dengan membaca bacaan ringan, ngobrol dengan teman, mendengarkan musik,. dsb. Waktu tidur yang cukup untuk ukuran anak kuliahan ya.. sekitar 5-7 jam lah. Sehari semalam. Dan tidur pun ternyata sudah fitrahnya untuk mengikuti sunnah Rasulullah saw, yaitu tidur awal dan bangun di sepertiga malam. Bagaimana ceritanya? Insya Allah akan kita bahas di kesempatan lain.
Istirahat namun tetap produktif juga bisa. Ada sebuah cerita mengenai seorang ummahat ( ibu rumah tangga ). Beliau sangat aktif, kegiatannya sehari-hari selain mengurusi rumah adalah mengisi taklim, bisnis home industry, dan sebagainya. Di sela-sela kesibukannya, ia beristirahat dengan memasak untuk anak-anak dan suaminya sebelum mereka pulang dari sekolah dan kantor. Wow.. kita yang masih mahasiswi, bisa  juga dengan browsing sambil blogging, atau membuat kerajinan tangan seperti bros, dll yang hasilnya bisa mengundang keuntungan.

6. Berhias secara syar’i
Muslimah telah diciptakan cantik dan menawan secara alamiah. Manusia saja merupakan makhluk yang diciptakan Allah dengan sebaik-baik bentuk, apalagi Muslimah yang ditambah dengan kostumnya yang tertutup, anggun dan syar’i. Kalau tidak percaya, tanya saja kaum Adam :P
Karena sudah cantik, berhias ala Muslimah juga hendaknya tidak berlebihan. Memakai pakaian yang serasi, dengan bros yang senada, itu saja sudah menambah kecantikan kita. Tak perlu bedak tebal, riasan menor, maupun seperangkat make-up yang menghabiskan budget ratusan ribu.

7. Senyum dan menebar salam
Senyum adalah sedekah yang paling mudah dan murah. Senyum pertanda kita siap untuk menebar kebaikan kepada sekitar, dengan senyum kita bisa lebih mudah diterima oleh lingkungan. Sudah ‘dandan’ cantik, jangan sampai kita dicap ‘akhwat judes’ gara-gara face kita yang sering cemberut. Senyum itu, di samping merekatkan ukhuwah, juga bisa membuat awet muda. Saat kita tersenyum ada 62 otot wajah yang ter-rileks-kan. Berbeda dengan saat kita cemberut di mana 62 otot wajah kita menegang. Pilih mana, jadi cantik atau jadi tua? :)

8. Berolahraga secara teratur
Olahraga yang murah, tak membutuhkan keahlian maupun perlengkapan khusus, ex: sit up, push up, back up, jogging, dsb. Orang yang rutin berolahraga biasanya badannya segar, pikirannya cemerlang dan tidak mudah ngantuk. Why? Karena orang tersebut memiliki suplai O2 yang cukup di otaknya.  Kalau suplai O2 cukup, metabolisme tubuh pun berjalan dengan lancar. Mekanisme aliran darah lancar, dan tubuh pun jarang diserang penyakit. Muslim atau muslimah yang sehat lebih disukai Allah daripada yang sakit-sakitan. Jelas, karena mereka dapat berdakwah dengan lebih optimal.

9. Mengasah otak
Banyak membaca merupakan salah satu jalan bagi kita untuk mendapat banyak ilmu. Bisa dari media cetak maupun media elektronik. Bersilaturahmi juga bisa menambah wawasan kita. Dari teman-teman kita bisa mengetahui informasi seputar tempat tinggal mereka, atau info-info lain yang belum kita ketahui. Jangan sampai orang bilang … ‘Katakan padaku kalau Anda itu telmi ( Tell me that you’re telmi ) Hehe..

10. Giat dalam amalan harian / amal yaumi
Inilah jurus pamungkas paling ampuh. Setelah kita mendapat respek dari orang lain ( manusia ), kita juga terutama harus mendapat respek dari Allah swt. Dia-lah Sang Maha Penimbang yang akan menilai amalan-amalan kita dengan superteliti, takkan terlewat walau hanya sebesar biji dzarrah-pun. Amalan harian itu buanyaakk.. tinggal pilih salah satu untuk menjadi andalan kita. Pada dasarnya semua amalan selain amalan wajib seperti sholat dan puasa sunnah, infaq, tilawah, dsb harus kita jalani. Namun, tak ada salahnya kita memilih satu jenis amalan yang paling mudah kita tekuni dengan konsisten. Tiap orang memiliki kemampuan dan kecenderungan yang berbeda. Misalnya, A yang tidak begitu doyan makan namun supersibuk, memilih puasa Daud sebagai amalan utamanya. B yang terbiasa belajar di suasana sepi, seperti sepertiga malam, memilih shalat Tahajud sebagai agenda terkuatnya. Dan sebagainya.

That’s all.. Setelah membaca artikel di atas, untuk penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.. Ayo bersegera menjadi muslimah yang gaul dan terampil! :D

 

_Disampaikan pada Kajian Kemuslimahan,
Kamis 20 Oktober 2011 pk 06.00 WIB di masjid Al Furqon_

SKI PGSD/PGPAUD UNS

SKI PGSD/PG PAUD merupakan sebuah organisasi tingkat wilayah yang bergerak dalam kegiatan keislaman. Bertempat di kampus IV Kleco, Surakarta. Memiliki pertanggungjawaban kepada SKI FKIP yang bertempat di Kampus Pusat Kentingan.

You may also like...

2 Responses

  1. eko says:

    wah tu kayake yang ak baca di mading td pagi ya???/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com